Dalam bulan-bulan ini, biasanya insinyur dan eksekutif Apple mengunjungi China untuk persiapan produksi iPhone baru. Akan tetapi berdasarkan laporan dari Reuters, tahun ini proses persiapan tersebut nampaknya tertunda karena batasan penerbangan yang disebabkan penyebaran virus Corona.

Stok Pre-Order iPhone 11 Pro dan 11 Pro Max Langsung Ludes

Produksi dari iPhone baru biasanya dimulai pada musim panas, namun pada awal tahun pegawai Apple akan mengunjungi China untuk memastikan proses perakitan sudah sempurna. Mereka akan mengunjungi partner perakitan seperti Foxconn sebagai contohnya.

Reuters mewawancarai mantan pegawai Apple yang mengatakan bahwa “hal buruk bisa terjadi” jika insinyur Apple belum bertemu dan berdiskusi dengan insinyur Foxconn di China untuk merencanakn produksi iPhone 12.

“Mereka mungkin mempunyai satu jalur perakitan yang sedang mereka coba.” kata salah seorang mantan pegawai Apple yang tidak mau disebut namanya.

“Apakah insinyur Apple bersama dengan insinyur Foxconn? Jika iya, mereka mungkin membuat kemajuan. Tapi jika tidak, jika dikarantina, hal buruk bisa terjadi.”

Proses Apple melakukan prototype dan mencoba merakit umumnya dimulai setelah tahun baru Imlek. Pada Februari, Apple biasanya dalam tahap akhir validasi teknik, dimana pegawai Foxconn merakit iPhone dalam volume kecil untuk direview.

Reuters mengatakan bahwa keterlambatan dalam tahap ini dapat memakan waktu Apple untuk melakukan pemesanan chips dan komponen lain iPhone yang harus dibuat lebih dulu sebelum proses perakitan produk dimulai. Salah satu orang yang familiar dengan proses produksi iPhone mengatakan pada Reuters bahwa proses tersebut sangat rumit dan sangat banyak variabel di lingkungannya.

Apple mungkin masih bisa menjaga proses produksi tepat waktu, namun larangan penerbangan membuatnya sangat sulit. Selain itu merebaknya virus Corona sudah membuat Foxconn dan beberapa penyuplai Apple tutup beberapa kali di bulan Februari. Apple sudah memberi tahu invester bahwa bulan Maret mereka mungkin tidak mampu mencapai target pemasukan karena penutupan toko di China, yang menyebabkan penurunan penjualan.

Tidak hanya Apple, semua produsen smartphone yang berpusat di China juga terkena dampaknya. Kasus virus Corona ini jelas merugikan semua belah pihak. Semoga saja obat atau vaksin virus tersebut segera ditemukan dan kasus Corona segera berakhir.

via MacRumors

  UNBOXING APPLE WATCH SERIES 6 + NYOBAIN FITUR BARU!  

SUBSCRIBE CHANNEL KEPOIN TEKNO

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.