Lebih Dari 200 Ribu Pengguna Berlangganan Apple News+ Dalam 48 Jam

Minggu lalu Apple resmi mengumumkan Apple News+, layanan berlangganan berita dan majalah digital dari aplikasi Apple News di iOS dan juga macOS. Layanan ini berisi banyak konten dari para penerbit berita dan majalah digital ternama.

Sejauh ini hanya kawasan Amerika Serikat dan Kanada saja yang sudah mendukung Apple News+ ini. Kawasan lain seperti Australia dan Inggris akan menyusul di akhir tahun ini. Negara lain juga diharapkan akan segera mendapatkan fitur ini.

Meskipun baru dirilis di Amerika Serikat dan Kanada, namun ternyata Apple News+ cukup diminati. Bagaimana tidak, hanya dalam 48 jam saja, Apple News+ ini sudah berhasil menggaet lebih dari 200 ribu pelanggan baru. Tentu hal ini terbilang sangat bagus.

Meskipun 200 ribu lebih pengguna itu masih menggunakan layanan trial atau uji coba gratis, tapi setidaknya hal ini bisa membuktikan bahwa antusiasme masyarakat terhadap layanan Apple News+ ini sangat tinggi.

Sebagian pengguna mengatakan bahwa Apple News+ ini memberikan pengalaman pengguna dari pendahulunya, Texture. Sekedar informasi, Apple News+ ini merupakan adaptasi dari layanan Texture, layanan berlangganan berita dan majalah digital yang resmi diakuisisi oleh Apple.

Tidak semua pelanggan Texture bahagia, khususnya para pengguna Texture di Android. Pasalnya, layanan Texture di Android akan segera dimatikan oleh Apple. Tentu saja mereka harus menggunakan platform Apple untuk bisa menikmati beragam konten tersebut.

via MacRumors

  Apa yang Baru di iOS 12.2..??  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.