Bukan hal baru lagi kalau Apple dikabarkan akan meninggalkan Intel dan beralih ke chip buatan Apple sendiri. Belakangan ini laporan dari Bloomberg mengenai hal tersebut mendadak ramai di jagat maya. Tak berhenti disitu, Axios sebagai salah satu situs berita teknologi telah mengkonfirmasi kebenaran berita tersebut.

MacBook Air 2018 Kini Sudah Resmi Dirilis di Indonesia

 

Berdasarkan laporan dari Axios, developer dan Intel telah memperkirakan bahwa Apple akan mulai menggunakan chip berbasis ARM pada tahun 2020 nanti. Langkah Apple berpindah ke ARM adalah salah satu bagian usaha Apple membuat Mac,iPhone, dan iPad mampu menjalankan aplikasi yang sama.

Seperti yang kami beritakan sebelumnya, Apple telah mempersiapkan teknologi universal app pada WWDC 2019, dan mengharapkan developer mampu membuat satu aplikasi yang mampu jalan di iPhone, iPad, dan Mac pada tahun 2021. Proyek ini sebenarnya sudah mulai dijalankan di tim internal Apple dan didemonstrasikan pada event WWDC 2018 lalu, saat memperkenalkan aplikasi Voice Memos, Stocks, dan Home.

Transisi ini merupakan hal baik untuk para developer, konsumen, dan juga Apple. Hal baik untuk Apple karena mengurangi pekerjaan untuk membuat aplikasi multi platform. Hal baik untuk konsumen karena aplikasi di Mac semakin banyak. Hal baik untuk Apple karena mereka tidak perlu tergantung lagi pada siklus update prosesor Intel.

Apple merupakan salah satu konsumen utama Intel, bertanggung jawab pada lima persen pemasukan Intel. Jadi perpindahan Apple ke chip berbasis ARM akan menjadi pukulan telak bagi Intel. Lagipula chipset A-series milik Apple sudah cukup tangguh untuk menjegal beberapa seri i5 dan i7 Intel dalam adu benchmark. Mari kita nantikan kejutan Apple di WWDC 2019 pada pertengahan tahun ini.

via MacRumors

  7 Hal Wajib Sebelum Menjual iPhone  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.