Demi iPhone, Google Bayar $9,5 Miliar ke Apple. Ini Alasannya

Meskipun Google dan Apple sering terlibat kisruh, namun bukan berarti mereka benar-benar bermusuhan di semua hal. Nyatanya masih tetap ada kerja sama Google dengan Apple. Salah satunya adalah kerja sama penggunaan mesin pencari Google untuk Safari di perangkat macOS dan iOS.

Hanya untuk menjadi mesin pencari default saja Google diprediksi harus membayar $9.5 miliar. Jumlah tersebut terbilang sangat besar. Apalagi mengingat pangsa pasar iOS dan macOS di seluruh dunia yang relatif tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan para kompetitornya.

Selain Google Search, Safari juga sudah menyediakan Yahoo Search, Bing, dan DuckDuckGo yang bisa dipilih secara manual oleh pengguna. Fitur ini tersedia di Safari baik yang ada di macOS untuk Mac dan MacBook maupun di perangkat iOS untuk iPhone, iPad, dan iPod Touch.

Bentuk kerja sama semacam ini biasa disebut dengan traffic acquisition costs (TAC). Besarnya angka tersebut kabarnya menjadi 20% pendapatan Apple pada layanan Services. Angka yang lagi-lagi terbilang cukup besar.

Analis Goldman Sachs mengatakan bahwa Apple harusnya mulai mengurangi ketergantungan mereka dengan berbagai layanan Google untuk meningkatkan pendapatan Apple dalam hal Services. Dalam waktu dekat kabarnya Apple akan merilis layanan berlangganan semacam Netflix dan Prime.

Bagaimana? Apakah kamu lebih suka menggunakan layanan Google Search atau layanan mesin pencari lainnya?

via CNBC

  27+ Fitur Baru iOS 13, Wajib Tahu!  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.