Saham Sat Nusa Naik Hingga 25% Gara-Gara iPhone?

PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN), atau Sat Nusa adalah perusahaan yang mendapatkan kontrak kerja sama dengan Pegatron, salah satu perakit iPhone. Alasan Pegatron bekerja sama dengan Sat Nusa adalah untuk menghindari efek perang dagang Tiongkok dengan Amerika Serikat.

Seperti yang kita ketahui, perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok membuat berbagai produk yang diproduksi di kedua negara tersebut mendapatkan tambahan tarif ketika produk tersebut diekspor satu sama lain.

Untuk menghindari efek yang lebih besar, Pegatron berencana untuk memindahkan sebagian bisnisnya ke Indonesia. Di Indonesia sendiri, Pegatron bekerja sama dengan Sat Nusa.

Dilansir dari CNBC Indonesia, saham Sat Nusa mendadak mengalami kenaikan yang signifikan, bisa mencapai 25% pada sesi dua perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Senin 14 Januari 2019.

Data pada Bursa Efek Indonesia menunjukkan saham PTSN naik ke level Rp 1.625/saham, dengan nilai transaksi Rp 19,19 miliar dan volume transaksi 13,24 miliar saham. Tentu saja ini termasuk kenaikan yang sangat besar.

Meskipun begitu, bukan berarti kenaikan ini murni karena iPhone saja. Ada banyak bisnis perakitan Pegatron yang dipindahkan ke Indonesia. Belum tentu juga semua bisnis perakitan Pegatron, termasuk iPhone, dipindahkan ke Indonesia.

Beberapa perusahaan seperti Apple, Huawei, dan Samsung sudah diajak oleh pemerintah Indonesia agar mau berinvestasi di Tanah Air. Ketiganya diharapkan untuk membuat perangkatnya di Indonesia, dan tentu saja membuka lowongan pekerjaan baru.

via CNBC Indonesia

  Hape Apa Lagi Ini..??  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.