Prediksi Kapan iPhone 2018 Dirilis Resmi Oleh Apple

Selama bertahun-tahun, Apple telah melakukan pekerjaan yang luar biasa dengan menjadikan iPhone tetap tipis. Meskipun demikian, banyak pengguna yang menyuarakan ketidakpuasannya serta menyatakan bahwa mereka tidak keberatan iPhone lebih tebal asalkan baterai iPhone lebih besar.

Meskipun Apple jelas tidak berminat untuk membuat iPhone yang lebih tebal, namun selama bertahun-tahun perusahaan paling berharga di dunia ini selalu mengumumkan peningkatan daya baterai di iPhone (yang dapat dibuktikan sendiri oleh para penggunanya). Terkait dengan hal ini, laporan dari IHS Markit mengungkap model iPhone mendatang yang menyertakan teknologi backplane terbaru yang diklaim dapat meningkatkan daya baterai secara substansial di model iPhone mendatang.

IHS dalam hal ini mengungkap bahwa teknologi backplane yang dimaksud bertanggung jawab untuk menyalakan dan mematikan piksel secara individu serta memainkan peranan penting dalam keseluruhan konsumsi daya.

Pada saat ini, AMOLED untuk seluler telah mengadopsi low temperature polysilicon thin-film transistor (LTPS TFT) sebagai backplane standar, yang mana dalam OLED kaku menggunakan substrat kaca atau di OLED fleksibel menggunakan substrat polyimide. Ini karena mobilitas elektron yang baik, yang akan mendorong sirkuit dan bahan OLED mencapai kerapatan piksel yang tinggi.

Namun, ada tipe TFT baru yang mungkin digunakan Apple dalam jangka panjang, disebut sebagai LTPO atau low temperature polycrystalline oxide. Bahkan Apple telah mengajukan tiga paten penting terkait LTPO ini.

JIka Apple berpindah menggunakan teknologi layar sebagaimana disebutkan tersebut, konsumsi daya mungkin akan menurun sebesar 15%!

via BGR

Berita ini mungkin tidak begitu mengejutkan lagi karena Apple terlihat jelas ingin memanfaatkan dan mengembangkan teknologi layar yang lebih superior. Sebelum ini bahkan telah dilaporkan bahwa laboratorium penelitian Apple yang disembunyikan di California telah mempekerjakan 300 orang insinyur berfokus pada layar MicroLED yang akan menghadirkan panel yang lebih tipis, terang, dan lebih efisien dalam hal konsumsi daya.

“Layar ini bakal lebih sulit diproduksi dibandingkan layar OLED,” komentar Bloomberg Maret lalu, “dan Apple hampir menghentikan proyek tersebut setahun lalu karena tidak adanya kemajuan. Namun ternyata kini proyek ini telah mencapai target yang diharapkan dan para insinyur yang bekerja dalam proyek ini telah siap untuk menghadirkan produk yang diinginkan Apple, meskipun mungkin kita akan baru melihatnya beberapa tahun ke depan.

Dengan demikian, berbeda dengan produsen smartphone lain yang berfokus pada peningkatan spek pada setiap tahunnya untuk mampu menggaransi performa produknya, maka Apple terus menerus meningkatkan kualitas bahan dan efisiensi teknologinya untuk memberikan pengalaman yang lebih baik bagi para penggunanya.

 

Sumber: BGR

  3 Cara Update iPhone ke iOS 12 Final  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.