Saham Apple mengalami rollercoaster sejak dibuka pada $257.26 yang meningkat menjadi $278.41. Selang beberapa jam harga tersebut terjun di angka $260 -an. Dalam beberapa menit saja harga kadang naik dan turun $10 yang menyusahkan sesi trading.

Jika dihitung pada 16 Februari lalu, saham Apple terjun bebas dari harga $327.20, dimana harga tersebut merupakan rekor harga saham Apple.

Analis memercayai fluktuasi tersebut disebabkan oleh merebaknya virus corona COVID-19. Berdasarkan data dari Universitas Johns Hopkins, virus tersebut telah menginfeksi sekurang-kurangnya 80.000 orang di seluruh dunia, menyebabkan 2.800 kematian.

Virus corona juga mengganggu pemasok komponen Apple yang banyak berpusat di China. Bahkan Apple juga sempat menutup semua tokonya di China namun kemudian dibuka lagi setengahnya.

via MacRumors

  5 Gadget Favorit Bulan Ini, Mulai dari 290 Ribuan!  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.