Pendapatan Para Penerbit di Apple News+ Masih Kecil

Layanan berlangganan berita dan majalah digital memang diisukan akan semakin populer di masa depan. Tak heran Apple berani mengembangkan layanan Apple News+ yang berisi banyak sekali para penerbit konten dari berbagai media terkenal.

Dengan sistem sekali bayar dalam satu bulan, pengguna bisa mengakses berbagai macam konten berita eksklusif dan majalah digital di dalamnya. Tentu saja hal ini sangat menguntungkan buat konsumen. Bagaimana buat para penerbit konten?

Ternyata saat ini layanan Apple News+ ini masih belum terlalu menguntungkan. Bahkan para penerbit konten masih belum mendapatkan pemasukan sebagaimana kesepakatan di awal dengan Apple. Apple berjanji akan memberikan perubahan untuk mengatasi masalah tersebut. 

Apple menyebut akan fokus pada bagaimana cara meningkatkan durasi membaca di Apple News+ mengingat para penerbit dan penyedia konten dibayar sesuai dengan durasi membaca oleh para konsumen.

Apple baru merilis layanan Apple News+ ini di Amerika Serikat dan Kanada. Beberapa negara seperti Australia dan Inggris juga akan segera kebagian layanan ini. Masih belum jelas kapan Apple News+ dirilis di negara lain termasuk di Indonesia.

via 9to5mac

  JANGAN ANGGAP REMEH HAPE INI..!!!  

SUBSCRIBE CHANNEL KEPOIN TEKNO

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.