Project Catalyst, Bukti Apple Masih Peduli Dengan Mac

Komputer Mac adalah DNA dan bisnis utama dari Apple. Tak heran jika Apple berjuang mati-matian dalam hal berinovasi. Buat kamu yang suka menonton presentasi atau keynote Steve Jobs di Macworld Expo sejak tahun 2000-an, kamu pasti tahu perjuangan besar Apple.

Namun semua itu berubah ketika Apple resmi memperkenalkan iPhone. Apple bahkan mengubah namanya, dari Apple Computer menjadi Apple Inc. Tujuan erubahan ini tentu sangat jelas, Apple tak mau lagi menjadi perusahaan yang fokus membuat komputer (pangsa pasar Apple tak pernah lebih baik dari Microsoft), tapi menjadi perusahaan yang membuat berbagai perangkat lain untuk konsumennya.

Siapa sangka, iPhone dan iPad adalah dua perangkat yang sukses di pasaran. Bahkan berkat dua perangkat tersebut, Apple bisa meraih prestasi sebagai perusahaan terkaya, dan masih berlaku saat ini.

Sangat masuk akal jika Apple mulai mengalihkan fokus pengembangannya ke iPhone dan iPad, dan mulai “meminggirkan” komputer Mac. Apalagi sekarang update macOS dijadikan gratis, dan juga update berbagai software Apple seperti Pages, Keynotes, Numbers, iMovie, GarageBand, dan lain sebagainya. Keuntungan Apple dari komputer Mac benar-benar sudah kalah jika dibandingkan dengan keuntungan dari penjualan iPhone dan iPad.

Di tahun 2019 ini, Apple sepertinya mulai “fokus” lagi mengurusi Mac. Di WWDC 2019 kemarin, Apple resmi memperkenalkan Mac Pro baru dengan desain modular. Desain yang sangat diimpikan oleh para professional.

Apple juga memperkenalkan macOS Catalina yang di dalamnya banyak mengusung fitur baru. Apple juga resmi melepas dukungan mereka untuk perangkat lunak 32-bit. Semua pengembang aplikasi pihak ketiga harus merilsi aplikasi Mac dengan arsitektur 64-bit.

Namun yang paling utama dari itu semua adalah Project Catalyst. Ini adalah usaha Apple untuk membawa aplikasi iOS ke Mac. Ya benar, iOS memiliki kelebihan di sisi jumlah dan dukungan aplikasi dari pengembang pihak ketiga. Kini semua aplikasi iOS juga bisa hadir ke Mac dengan lebih mudah.

Pengembang aplikasi tak perlu membuat aplikasi Mac dari awal. Cukup convert aplikasi iOS yang sudah ada ke versi Mac. Jika mau, pengembang bisa mengotak atik sedikit agar lebih sesuai dengan tampilan ala aplikasi Mac.

Untuk saat ini Project Catalyst baru fokus untuk mengoversi aplikasi iPad saja. Tahun depan Apple tentu diprediksi akan memberikan dukungannya untuk mengonversi aplikasi iPhone ke Mac.

Hasil yang bisa kita harapkan adalah semakin banyaknya aplikasi penting yang hadir ke Mac. Dengan demikian, platform macOS akan menjadi semakin bisa diandalkan untuk digunakan oleh para pengguna Mac dan MacBook.

via MacWorld

  Laptop Gaming Paling Mahal!  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.