Akuisisi Texture oleh Apple Habiskan Biaya $485 Juta

Apple News+ baru dirilis beberapa hari yang lalu. Kini layanan berlangganan berita dan majalah digital dari Apple tersebut sudah menghadapi banyak rintangan untuk bersaing di pasar.

Pertama adalah masalah pembagian keuntungan ke para penyedia konten. Apple ingin pembagian 50:50, yang mana jumlah tersebut dianggap terlalu kecil untuk para penyedia konten. Bahkan Apple saja memberikan pembagian 70:30 di App Store, yang mana Apple cuma “makan” 30% saja.

Kedua adalah isu konten di Apple News+ yang kabarnya gampang dibajak. Jelas ini sangat merugikan para penyedia konten karena konten mereka bisa dengan mudah dicuri dan didistribusikan ke luar layanan Apple News+.

Kini Apple News+ dikabarkan mendapatkan kritik dari sebagian penyedia konten, khususnya dari para penyedia konten dengan nama yang kurang terkenal. Setidaknya ada 5 penerbit yang mengeluhkan Apple bersikap tidak adil dalam mengatur penerbit.

Apple dianggap lebih mengakomodasi penerbit-penerbit besar dan kurang memberikan dukungan kepada penerbit kecil. Para penerbit kecil tersebut merasa selama satu bulan rilisnya Apple News+ belum ada komunikasi baik antara penerbit dan Apple.

Apple pernah berjanji akan membantu para penerbit untuk mendesain dan membuat template surat kabar mereka. Meskipun begitu, mereka merasa penerbit besar sering menjadi prioritas, dan para penerbit kecil mau tak mau harus mendesain sendiri tampilan mereka.

via Digiday

  Duel Klasik VIVO vs OPPO..!  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.