Stanford Medicine Resmi Rilis Hasil Penelitian Apple Heart Study

Apple Watch memang terbukti memiliki potensi untuk digunakan sebagai alat bantu untuk memantau kesehatan pengguna. Hal ini tak lepas dari dukungan beragam hardware di dalam Apple Watch, seperti sensor detak jantung, ECG, dan lain-lain.

Stanford Medicine sebagai salah satu lembaga yang melakukan riset kesehatan memang sudah resmi bekerja sama dengan Apple untuk melakukan penelitian atau riset, yang mana riset tersebut dinamai Apple Heart Study.

Apple Heart Study sudah resmi dilaksanakan sejak tahun 2017 yang lalu dengan menggunakan responden yang sangat banyak, yaitu lebih dari 400 ribu orang. Semua responden tersebut terbagi dan tersebar dalam 50 negara bagian.

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti seperti apa notifikasi irama detak jantung tidak teratur yang terpantau dengan menggunakan Apple Watch. Riset ini akan memeriksa irama jantung di latar belakang perangkat dan mengirimkan pemberitahuan jika irama jantung pengguna berubah menjadi tidak teratur hingga menunjukkan gejakan atrial fibrilasi (AFib)

Jika irama jantung yang diukur tiba-tiba berubah menjadi tidak teratur, maka pengguna yang tergabung ke dalam para responden tersebut akan menerima pemberitahuan di Apple Watch dan juga di perangkat iPhone mereka.

Jeff Williams, COO Apple tak ketinggalan memberikan pendapatnya mengenai hasil Apple Study Heart yang dilakukan oleh Stanford Medicine. Menurutnya, Apple bangga bekerja sama dengan Stanford Medicine untuk melakukan penelitian ini. Dia berharap bahwa para pengguna Apple Watch bisa menggunakan data Heart Rate untuk kebutuhan kesehatan.

via Stanford Medicine

  Apa yang Baru di iOS 12.2..??  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.