v

Apple News memang salah satu layanan berita yang sudah cukup lama ada di dalam iOS. Hanya saja, hingga kini masih tersedia di beberapa region saja. Sayangnya Indonesia masih belum kebagian layanan yang satu ini.

Layanan media berita berbayar di masa depan sepertinya akan menjadi semakin marak. Apple bahkan sering sekali diberitakan semakin serius menggarap layanan Apple News untuk siap bersaing dengan produk lain di masa depan.

Salah satu usaha terbaru Apple dalam mengembangkan Apple adalah merekrut Liz Schimel, mantan presiden di media Conde Nast, China. Dirinya memberikan pembaruan profil LinkedIn dengan catatan terbaru tentang pekerjaannya di Apple sejak Juli 2018 yang lalu.

Liz Schimel juga dikabarkan sedang bekerja dengan Apple dalam tim Apple News, yang tentu saja sangat pas dengan riwayat serta latar belakang pekerjaannya di Conde Nast, yaitu Chief Digital Officer.

Menarik untuk dinantikan seperti apa layanan Apple News ke depannya jika dibandingkan dengan para kompetitor Apple. Apakah akan menjangkau seluruh region di dunia, termasuk Indonesia juga?

Sebelum ini, Apple sudah telah mengakuisisi layanan majalah digital Texture. Langkah ini disinyalir adalah salah satu upaya menambahkan fitur yang ada pada Texture ke dalam layanan Apple News.

Bisa jadi Apple News akan menggunakan sistem berlangganan di masa depan. Langganan ini adalah akses untuk konten majalah dan berita harian. Bisa jadi sistemnya nanti akan terpusat bersama dengan layanan lain seperti Apple Music.

via 9to5Mac

  Aplikasi Favorit Tahun 2018  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.