Mantan eksekutif Apple sekaligus pendiri Be Inc., Jean-Louis Gassée mengeksplorasi kemungkinan Apple menggantikan prosesor pada Mac menjadi berbasis ARM dalam waktu dekat. Spesikulasi tersebut hadir ditengah kabar bahwa Apple akan merilis Mac berbasis ARM di 2021.

Gassée menjelaskah bahwa awalnya dia tidak yakin dengan kemampuan prosesor ARM untuk menyaingi performa Intel. Akan tetapi kini dia mengatakan bahwa dia salah. Gassée menunjuk startup bernama Ampere Computing yang menawarkan ARM dengan performa tinggi dan mampu bersaing dengan chip Intel.

“Lini chip teratas Ampere mengkonsumsi daya yang lebih rendah, sekitar 210 watts daripada CPU Xeon yang membutuhkan 400 watt untuk daya komputasi yang sama.”

Apple tentu saja akan mendesain chipset ARM mereka sendiri, namun setidaknya ada perusahaan lain yang berusaha menekan batas performa arsitektur ARM. Saat ini dalam uji kotor melalui benchmark Geekbench, performa A13 Bionic sudah selevel dengan beberapa lini Core-i5 generasi terbaru. Itu, untuk chipset rendah daya yang dipakai smartphone lo ya, belum kalo Apple serius membuat chip daya tinggi untuk Mac.

Membuat chip sendiri tentu memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Kelebihannya Apple bisa membuat chipset yang terintegrasi penuh dan mampu memaksimalkan performa OS serta tidak tergantung kepada Intel untuk melakukan pembaruan produk. Kekurangannya butuh uang lebih dan tenaga ekstra untuk membuat chipset sendiri, karena seperti yang kita semua tahu, permainan chipset adalah judi para raja. Hanya mereka perusahaan raksasa dengan dana bejibun yang berani memainkannya.

via MacRumors

  UNBOXING APPLE WATCH SERIES 6 + NYOBAIN FITUR BARU!  

SUBSCRIBE CHANNEL KEPOIN TEKNO

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.