Home Editorial Tips Merawat Baterai iPhone, iPad, dan iPod Touch

Tips Merawat Baterai iPhone, iPad, dan iPod Touch

Tips Merawat Baterai iPhone, iPad, dan iPod Touch

Perangkat mobile dilengkapi dengan sumber daya berupa baterai. Tanpa baterai, perangkat mobile seperti iPhone, iPad, dan iPod Touch tidak akan punya kemampuan untuk menjalankan semua operasinya.

Baterai di zaman sekarang sudah termasuk canggih. Selain ringan, juga lebih tahan lama dibandingkan dengan baterai zaman dahulu. Baterai jenis Lithium-Ion Polymer adalah yang paling populer. Keunggulannya tentu saja ringan dan lebih tahan lama. Sehingga, baterai jenis ini umumnya butuh lebih sedikit perawatan dibandingkan baterai zaman dahulu.

Meskipun lebih awet, jangan pernah berpikir bahwa baterai akan awet selamanya. Ya, baterai tetap memiliki usia tertentu yang pada akhirnya akan usang dan harus diganti. Namun, penggunaan yang kurang tepat juga bisa mempercepat proses keusangan baterai. Penggunaan yang tepat akan membuat baterai memiliki umur yang lebih panjang dari biasanya.

Berikut ini ada beberapa tips untuk memperpanjang umur baterai.

 

Colokkan Dahulu ke Stopkontak, Lalu ke Perangkat

Sangat sepele, namun mau percaya atau tidak, ini adalah prosedur yang paling tepat. Jika kita mencolokkan ke perangkat terlebih dahulu, maka akan menghasilkan tegangan kejut yang bisa memperburuk kesehatan baterai. Dengan mencolokkan charger ke stopkontak terlebih dahulu, maka tegangan dan arus yang mengalir ke perangkat sudah lebih stabil dan lebih sedikit risiko terhadap kesehatan baterai.

 

Gunakan Charger Asli

Meskipun iPhone, iPad, dan iPod Touch model terbaru punya charger khas yang disebut dengan lightning, namun bukan berarti semua kabel lightning adalah asli keluaran Apple. Bisa saja aksesoris tersebut diproduksi oleh perusahaan lain.

Meskipun banyak yang aman, namun akan lebih aman bila kita menggunakan charger bawaan yang asli dari Apple. Kita bisa beli charger di toko toko ritel yang bekerja sama dengan Apple. Banyak kok di Indonesia. Harganya memang lebih mahal, namun kesehatan baterai lebih utama.

 

Jangan Sampai Terlalu Panas

Menggunakan perangkat saat dicharge sebenarnya sah-sah saja. Namun yang berbahaya adalah bila perangkat menghasilkan panas berlebihan. Ya, panas adalah musuh utama baterai. Panas bisa merusak baterai dengan lebih cepat. Usahakan hindari terjadinya panas.

Cara paling aman adalah dengan mengisi baterai dalam keadaan perangkat mati total, atau bisa juga dengan mengaktifkan mode pesawat saat mengisi baterai.

 

Jangan Sampai Kosong Sepenuhnya

Baterai jenis Lithium-Ion Polymer jangan pernah kehabisan daya. Jika memang benar-benar kehabisan daya, maka segera isi baterainya. Baterai jenis ini harus tetap terisi baterai agar sel-sel ion tidak mati. Bila baterai benar-benar kosong, maka ion akan semakin kehilangan kemampuan untuk menampung daya, dan pada akhirnya membuat baterai mengalami drop.

Solusinya, saat perangkat sudah memberitahukan baterai sudah lemah, segera isi baterai. Jangan tunggu apa pun lagi. Masih kesulitan menemukan colokan listrik? Matikan saja perangkat tersebut dan bila sudah menemukan colokan listrik segera isi baterainya.

 

Cabut Dulu Dari Perangkat, Lalu Stopkontak

Bila proses pengisian sudah selesai, maka yang dicabut terlebih dahulu adalah sambungan perangkat. Setelah itu, lepas charger dari colokan listrik.

Bagaimana? Sederhana sekali bukan? Namun jangan pernah berharap bahwa baterai akan awet selamanya. Seiring dengan penggunaan, tentu kapasitas baterai akan terus berkurang. Namanya juga buatan manusia. Ya kan :))

 

  Review Microsoft Edge di iOS & Android  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.

Bukan Fanboy :v | Follow @ajisaputrars dan Follow @MacPoin_ID di Twitter yah :* | Masih Single #kode