Berbagai Mitos Tentang Teknologi Bluetooth

Berbagai Mitos Tentang Teknologi Bluetooth

0

Berbagai Mitos Tentang Teknologi Bluetooth

Siapa sih yang tidak kenal bluetooth? Teknologi ini bisa dikatakan salah satu teknologi yang harus ada di berbagai perangkat mobile saat ini. Dengan teknologi ini, kita bisa menghubungkan berbagai perangkat yang sama-sama menggunakan bluetooth. Teknologi nirkabel ini merupakan solusi sambungan yang efisien, hemat, dan bisa diandalkan. Namun tahukah kamu bahwa ada beberapa mitos tentang bluetooth?

Berbahaya Bagi Kesehatan

Ini adalah mitos yang paling banyak merebak ke masyarakat. Bluetooth dianggap bisa berbahaya bagi kesehatan karena termasuk teknologi nirkabel. Padahal, tidak semua teknologi nirkabel termasuk berbahaya.

Sinyal radiasi sendiri sebenarnya sangat bergantung dari tenaga, dan Bluetooth hanya menyerap tenaga paling besar 100mW, tepatnya untuk kelas 1. Faktanya, Bluetooth di berbagai perangkat modern hanya menyerap 1mW. Sebaliknya daya 1.000mW hingga 2.000mW terserap ketika smartphone mengoperasikan layanan 3G atau 4G.

Baca Juga:  Touch ID Kurang Akurat? Begini Cara Mengakalinya

Jadi, anggapan bluetooth berbahaya bagi kesehatan adalah salah besar. Saat melakukan panggilan telepon, kamu justru lebih disarankan menggunakan headset bluetooth ketimbang menempelkan smartphonemu ke telinga.

Menghabiskan Daya Baterai

Menggunakan teknologi bluetooth tentu saja membutuhkan tenaga. Salah satu sumber tenaga adalah baterai. Namun, jangan pernah samakan teknologi bluetooth zaman dahulu dengan zaman sekarang.

Zaman sekarang, bluetooth kebanyakan sudah berteknologi LE (Low Energy). Penggunaan daya di bluetooth versi ini sangat efisien. Penggunaan daya paling intens hanya saat benar-benar terjadi aliran data saja. Misalnya kamu menghubungkan iPhone ke headset bluetooth, jika hanya tersambung saja maka tidak akan menggunakan daya yang besar. Penggunaan daya baru benar-benar terasa saat kamu memainkan musik.

Baca Juga:  Pilih iWork atau Microsoft Office?

Jadi jika smartphone milikmu sudah berteknologi Bluetooth LE dan kamu menghidupkan bluetooth di smartphone milikmu sepanjang hari seharusnya tidak ada masalah baterai boros. Kecuali jika kamu menggunakan bluetooth tersebut untuk mendengarkan musik ke headset bluetooth sepanjang hari.

Hanya Bekerja di Tempat Kecil

Teknologi bluetooth juga memiliki kelas atau tingkatan tertentu. Bluetooth kelas 3 hanya bisa digunakan di jarak kurang dari 10 meter, kelas 2 bisa digunakan di jarak sekitar 10 meter dan jika lebih tak seberapa maksimal, dan yang paling baik yakni kelas 1 yang bisa digunakan hingga jarak 100 meter bahkan lebih. Jadi pastikan dulu teknologi apa yang didukung oleh perangkat milikmu.

Baca Juga:  Mengapa kamera iPhone sangat populer

Nah bagaimana? Ada yang perlu ditambahkan?